Tampilkan postingan dengan label Hari-hariku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari-hariku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2011

Surat Melanie Subono Kepada Menkominfo Tifatul Sembiring



Surat untuk Yth Bpk Tifatul Sembiring
 
Dengan hormat,
Dengan menjaga segala bentuk sopan santun yang bisa saya pikirkan, saya ingin menyampaikan surat ini kepada bapak, dan akan terus mencoba sampai bapak membaca dan memberikan komentar. Sebagai orang yang berpendidikan dan mempunyai jabatan, saya rasa bapak pasti akan memberikan jawaban kepada saya , yang notabene adalah rakyat Indonesia biasa, pendidikan seadanya, tapi minimal saya punya hati nurani .

Bapak yang baik,
Saya ingin menanyakan satu hal yang terjadi beberapa waktu yang lalu . Bukan terlambat , tapi saya sebagai orang beragama dan berpendidikan , diajarkan untuk mendinginkan diri dulu, bicara tanpa emosi dan menggali data dengan benar sebelum bertanya . Sehingga jangan sampai ada kalimat sembarangan keluar dari mulut saya dengan emosi .

Bapak yang baik,
Ingatkah bapak bahwa beberapa saat yang lalu anda berbicara mengenai AIDS di twitter dan mengatas namakan penyebabnya adalah :
” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ???
Kalau bapak lupa , bisa saya ingatkan karna tidak lama kemudian bapak kembali mengulang hal itu saat melakukan wawancara dengan Detik .

Bapak yang baik,
Kapankah terakhir kalinya bapak menginjak bangku sekolah ?
Andaikan terlalu jauh untuk bapak mengerti mengenai penyebab - penyebab penyakit tersebut,
pernahkah bapak mendengar yang namanya Hak Azazi, sopan santun ,empati dan PERASAAN?

Bapak yang baik,
Dimata orang awam seperti saya, andalah orang yang harus nya bisa memberikan saya info dan masukan dan bimbingan .
Tapi tidak masalah kalau memang ternyata anda tidak pernah diajarkan dimanapun atau tidak pernah menemukan akses untuk bisa mendapatkan data tentang AIDS .

Marilah kalau begitu, saya yang memberikan anda sedikit masukan .
  1. Sebutlah mereka ODHA , Orang dengan HIV Aids . 
  2. Sebutlah mereka sahabat pak, karna mereka adalah sahabat . 
  3. Itu nya itu apa pak ? Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh maaf . Kita tidak sedang membicarakan anda . 
  4. Saya mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan pak. Saya sharing info sedikit, hal tersebut bisa kita dapatkan dari orang tua kita . Bukan dari ITU! 
  5. Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!! 
  6. Apakah anda tahu bahwa kita bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama kita tidak ada luka terbuka ? 
  7. Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ? 
  8. Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ?
Banyak sekali lembaga diluar sana yang sangat terbuka untuk memberikan info mengenai HIV Aids .

Bapak yang baik, apakah pembicaraan ini tabu dan haram untuk anda ?
Seharam menyentuh seorang wanita kecuali itu adalah ibu negara dari negara adidaya ?

Bapak yang baik,
Pernahkah anda berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kecuali memakan kepala sendiri ?
Pernahkah anda berpikir bahwa suatu hari , salah satu anggota keluarga anda mungkin saja mengalami hal ini ?
Pernahkah anda bayangkan rasanya disaat itu , orang menunjuk keluarga anda dan cuma berkata ” ITU NYA SIH DIPAKE SEMBARANGAN !!! ”

Bapak yang baik,
Mengertikah anda kata empathy atau simpati … ataukah anda sama tidak mengertinya seperti anda tidak mengerti gejala dan penyebab penyakit HIV Positif?

Bapak yang baik,
Kalau mereka dianggap buruk karena tidak bs menjaga tubuhnya , apakah bedanya mereka dengan orang lain yang tidak bervirus bakteri tapi memakan lemak setiap hari bak pejabat rakus dan harus sakit - sakitan karena kerakusannya ? Sama pak .
Sehingga saat kita tidak menjaga tubuh ,makan, mulut dengan baik, kita sama - sama mengidap pnyakit itu dengan cara yang berbeda ?

Bapak yang baik,
” Siapakah yang memberi hak kepada anda untuk menilai orang lain , dan siapakah yang pernah menunjuk anda atau memberikan anda derajat yang lebih tinggi dari orang lain ?”

Bapak yang baik,
Tahukah anda bahwa Baik Presiden maupun abang becak itu sama kedudukannya di mata TUHAN ??

Bapak yang baik,
pernahkah bapak berpikir bahwa semua orang pasti disaat nya melakukan pilihan yang salah , atau kadang tidak mempunyai pilihan sama sekali ?
Sama seperti mereka yang menjadi ODHA tanpa pilihan ?
Sama seperti mereka yang pernah berbuat salah dan kini sudah menyesal dan menerima tanpa harus diingatkan dan dihina lagi ?
Bukankah itu makna agama ?
Bukankah akar dari semua agama harusnya adalah KASIH ?

Bapak yang baik,
Satu pesan yang diajarkan orang tua, keluarga, suami, sahabat dan agama saya adalah :
jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya .

Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik .

Bapak yang baik,
terima kasih atas waktunya …
Saya akan menanti komentar bapak atau ajakan diskusi bapak sebagai seorang pejabat, seorang bapak, seorang yang saya harapkan bisa saya pandang di Indonesia .

Jawablah dengan cerdas .

Hormat saya
Melanie Subono
Hasil Copas dari :


Salut sama Melani Subono !!! 
Dua orang Sahabatku juga terkena HIV, yang satu mendapat dukungan penuh dari keluarga dan sampai sekarang masih diberikan umur panjang, sementara yang lain dikucilkan bahkan dianggap monster yang mengerikan, ironisnya termasuk keluarganya sendiri, dia hanya bisa mengungkapkan rasa sedihnya pada sahabat-sahabat dekatnya, hingga ajal menjemput. Bayangkan kalo posisi mereka ada di diri kita?

Semoga dengan adanya surat dari Melani Subono, tidak ada lagi hal tak menyenangkan seperti ini.

Sabtu, 26 Maret 2011

Bdayz Keroyokan

Di keluarga besar my hubby, yang bdays bulan maret tuh banyaaaaak banget, kalo ga salah ada 19 orang termasuk Alvaro anakku. Biar bisa kumpul bareng sekaligus mempererat tali silatuhrahmi, katanya mereka tiap taun ngadain acara barengan. Dan baru taun ini aku gabung ke acara itu, secara my hubby juga dari jaman purbanya ga pernah kumpul-kumpul sama keluarga dari papanya.

Anak, mantu, cucu, buyut kumpul tumplek blek tadi malem, dan satu persatu aku mulai menghafal nama dan wajahnya, masalahnya aku tuh punya kelemahan ingatan xixixixi (dari 12 bersaudara papa mertuaku aja cuma hafal mukanya beberapa orang...... parahhhh banget nih memori). Dasar Bogor kota kecil, ternyata teman aku tuh salah satu keluarga besar my hubby (tapi pas salaman awalnya ga ngeh...hahaha gila nih otak terlalu full sama masalah bikin pikun) dan ada beberapa orang yang masih kerabat sama iparku.

Rencana awalnya sih (waktu pas nyari-nyari vila buat tempat acara) kita juga mau nginep, tapi karena raffa sakit ya batal deh. Sayangnya papa mertua aku malah ga bisa datang coz ada sedikit problem with his ex wife...( langsung deh ada yang update status di fesbuk  " be patient dad." hahaha)

Selama acara berlangsung, entah kenapa ada rasa sakit dihati, hmmmm andai aja ibuku masih ada, acara kaya gini, kumpul seluruh keluarga besar tuh ga pernah kelewat. Terakhir kalinya, adalah seminggu sebelum kepergian ibu, kita sempat ngumpul dan makan siang bareng, inget banget waktu itu tanggal 22 Desember 2005, pas acara hari Ibu. 

Mungkin karena sama-sama orang sunda, rasanya ga terlalu sulit berbaur sama keluarga my hubby, padahal baru kali ini saling kenal ( kata my hubby beda banget sama keluarga dari mamanya yang cenderung loe loe gw gw alias sendiri-sendiri, mungkin karena kultur kami yang berbeda....) meskipun hanya acara sederhana tapi terasa banget kekompakan mereka, hehehe....sampai bikin kaos segala yang wajib kita pake pas acara.

Happy Bdays semuanya

Malam ini juga aku dikenalkan sama seseorang yang baru dalam kehidupan my sista  (ufs... semoga ini yang terakhir ya...kasian juga kan hidup sendiri terus. Senangnya liat kakakku tersenyum terus sepanjang malam. Termasuk My Baby Varo yang ikutan begadang sampai jam 11 malem.... ya Allah de, ko nekat sih? oh ya.. varo tuh digodain terus dan bikin dia ketawa-ketawa, tiap ada musik ikutan joget joget .... duh lucunya. 

Ayo Mnyunnnn.... klik, jadi deh fotonya
Alhamdulilah Ya Allah, aku masih bisa merasakan kehangatan keluarga seperti saat ibuku masih ada. Happy b'day om, tante, keponakanku dan my baby Alvaro... semua doa yang terbaik buat kalian. Amin


Rabu, 23 Maret 2011

Curcol 2nd Wife




Pagi-pagi udah buka praktek curhat ..... hehehe.... males sih dengerinnya coz lagi asik ngupi ngupi sambil dengerin gosip di TV. Dan topik yang mau di curhatin ternyata tentang perselingkuhan (lagi) hanya nih yang curhat tidak berada di posisi "The First Lady" alias cuma second Wife. 
Jujur aja bertentangan dengan hati nurani, tapi karena orang terdekat ya sudahlah didengar saja (berharap dapet ilmu memusnahkan orang ketiga :-) )

Konon menurut ceritanya, jadwal kunjungan si lelaki ga jelas, apalagi latar belakang dia juga misterius (buset dah), belum lagi segala aturan bahwa PEREMPUAN nya harus selalu standby saat dia bisa datang, membatasi pergaulan dengan teman, angkat telp dan balas sms segera bla bla bla ... intinya ni perempuan kecewa dan mulai menuntut.
Aku sih diem aja pas dia ngoceh tentang ini itu, yang kalo ditangkap dia menuntut pembagian jatah kunjungan (serem banget istilahnya) dan merasa sangat tersakiti karena berpikiran bahwa THE 1st LADY lah yang diutamakan (Haruslah !!!..hahaha)

Saat dia puas keluarkan unek-uneknya aku cuma bilang gini

"Andai istri pertamanya tau kalo ada orang lain dihati suaminya, siapa yang lebih sakit? Okelah kalo kunjungan tak berjadwal tapi itu resiko sebagai orang kedua apalagi sudah ada komitment sebelumnya. Kalo memang tidak terima, kenapa mau jadi orang kedua? dan kenapa mengiyakan perjanjian itu. Ya terima aja."

" Ya tapi kan gw juga punya perasaan."

" Semua juga punya perasaan, cewek, cowok, anak kecil, ABG, orang dewasa, mau miskin atau kaya, semua juga punya. Pernah ga lo coba posisikan diri lo di istrinya? (cieee berasa lagu Kerispatih.... bila rasaku ini rasamu..)?"

" Ya tapi kan waktu dia banyak banget disana, sementara gw ga jelas banget."

" Itu Derita Lo hahahaha.... oke gini ya, berdasarkan pengamatan gw ke laki-laki yang poligami atau poligambreng (saking banyak bininya.....minjem istilah anak gw) meskipun dia berada dirumah kadang waktu bersama istrinya kurang berkualitas. Kadang Laki-laki lupa bahwa istri yang dinikahinya pertama kali juga membutuhkan perhatian, komunikasi dua arah, obrolan santai, atau saat-saat berdua tanpa ada embel-embel anak atau masalah, nah rata-rata laki-laki yang punya kubu banyak tuh ga lihat hal ini. Mungkin dia berpikir bahwa hal itu kurang perlu. Atau mungkin di otaknya yang bercabang-cabang itu istrinya adalah sosok yang mengerti betapa banyaknya urusan kerjaan yang lebih menyita pikirannya ( sssttttt... ini aku simpulkan karena katanya si lelaki adalah pengusaha besar dan banyak berhub sama pejabat). Coba lo perhatiin, tiap ketemu lo kan dia FULLLLLLLLL banget, dalam artian benar-benar melepaskan semua virus di otaknya, manjain lo abis-abisan. Hal yang mungkin jarang atau lupa dia lakukan di tempat lain."

Lalu aku ungkapkan beberapa orang yang poligami dan kita berdua kenal baik. Dan akhirnya dia ngangguk ngangguk (ga jelas juga dia terima atau ga omonganku...sebodo ah)

"Trus menurut lo gw mesti gimana dong, biar laki gw terkuple sama gw, dan cinta mati ga akan ninggalin gw?"

Ooo Owww ini yang aku ga bisa jawab secara aku juga perempuan dengan posisi sebagai THE 1st LADY, gimana jawabnya ya? padahal aku sebel banget sama yang namanya POLIGAMI apalagi POLIGAMBRENG

"Menurut gw sih lo harus belajar terima aja, saat ini lo merasa tersakiti hanya karena ketidak jelasan kedatangan dia, cuma itu aja kan, masalah sepele kalo menurut gw. Lo isi aja sama kegiatan positif. Jangan terlalu banyak menuntut, bagaimanapun juga lo udah nyakitin perasaan perempuan lain. Ga mungkin hubungan ini ada kalo lo juga ga respon kan. Apalagi lo bilang kalo laki lo dengan keterbatasan waktunya bisa bikin lo happy, bikin semangat, bikin dunia lo ceria. ya udahlah, jangan terlalu nuntut banyak."

" Iya juga ya.... dengan begitu dia pasti akan lebih cinta gw  karena gw ngertiin dia. Siapa tau dia semakin terjerat. bener ga?"

Oh My God.... sumpah gw ga bisa jawab ... cuma senyum terpaksa aja ..... ihhhh kenapa sih harus curhat masalah kaya gini ke gw?

Minggu, 06 Maret 2011

Macet


Tiap orang yang bertamu kerumahku komentar pertama yang diucapkan bikin aku hafal  

"Rumahnya luas ya, udaranya juga enak. Seger banget."

"Akses kemana-mana deket ya, tinggal masuk tol. Padahal daerah kabupaten"

Dan aku cuma senyum-senyum aja dengernya. Satu sisi aku bersyukur punya rumah di tempat yang agak jauh dari jalan raya, dengan udara yang cukup sejuk plus deket kalo mau kemana-mana, tapiiiiiiii.....taukah mereka itu hanya berlaku kalo hari kerja aja? kalo udah weekend....wuih boro-boro....jalanan macet, mau keluar kudu inget jadwal buka tutup jalur ke puncak. Paling sebel kalo liburan sekolah, nyaris sebulan macet ga brenti-brenti.

Seperti minggu ini, jalanan macet dari sore, karena hari ini aku ga ada acara keluar ya cuek bebek sama kemacetan, yang giliran ngomel tuh anak-anak dan my hubby. Kena antrian panjang dari mulai gerbang tol ciawi sampai rumah, yang biasanya cuma butuh waktu 5 menit sekarang sampai 3 jam. Yang bikin ketar ketir tuh bensin udang sekarat sampai pasar ciawi. Mau ninggalin mobil ya ga mungkin, padahal jaraknya cuma kurang lebih 200m lagi.

Aku pikir macetnya malem aja, ternyata jam 7.00 pagi masih aja antrian panjang di jalan raya. Padahal biasanya ga separah ini (kecuali harpitnas atau liburan sekolah atau lebaran dan taun baru). Oh ternyata ada Kunjungan

Yah resiko kalo punya rumah deket daerah pariwisata !!!

Jumat, 04 Maret 2011

Mariage



Adalah wajar kalo orang tua menginginkan anak-anaknya seperti yang diharapkan. Tetapi kadang angan tak sesuai kenyataan. Menurut Orangtua patokan bibit bebet bobot udah ga diperhitungkan lagi sama anak jaman sekarang, yang penting saling sayang, saling cinta, satu misi dan pandangan. Ga peduli kawin sama janda/duda, ga peduli lebih muda/tua. Titik. Ga pake Koma. Sementara orangtua berpikiran panjang (dibacalah sederet fakta-fakta dari keluarga terdekat kegagalan rumah tangga karena tidak mengindahkan yang namanya bibit bebet bobot). 

Perbedaan pendapat ini menjadi ketegangan. Hubungan yang tadinya harmonis berubah menjadi kaku dan penuh basa basi. Tapi yang namanya masalah tetap aja mesti diselesaikan. 

Finally.....ijin merit keluar juga,meskipun dengan pengorbanan dan airmata  coz ini adalah pernikahan yang menyatukan dua pasangan yang masing-masing udah punya buntut panjaaaaaaaang bangeeeeeet maksudnya masing-masing bawa anak gitu (itu salah satu kekhawatiran ortu rupanya).

Kadang aku merenung sendiri, kenapa sih orang mau niat baik ko susah banget. Menikah kan ibadah. Apa status dan latar belakang seseorang menentukan langgeng atau tidaknya sebuah pernikahan? Keputusan menikah kan juga salah satu cara menghindari perzinahan. Toh mereka sama-sama sendiri, bukan komunitas CUMI alias cuma minjem suami/istri orang? (jujur aja aku anti poligami, maaf ya). Dan aku yakin sebelum memutuskan menikah, pasti sudah ada sebuah commitment yang mereka buat, kalopun terjadi hal-hal yang ga enak nantinya, mereka sadar kok itulah konsekuensinya.

Semoga saja semua berjalan lancar pada waktunya, to my beloved sista....semoga ini menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. Amin